Dari Jendela SMP

Dari Jendela SMPNovel novel karya Mira.W adalah novel pertama yg membuat ketagihan baca.sampe punya semua novel mira.w Dari Jendela SMP Kisah cinta monyet antara JAB dan wulan.Tragis bgt hidup joko,dr kecil hidupnya sdh menderita.harus kerja spy bs skolah.Wulan anak orang kaya yg baik hati.Ayah wulan tu yg paling lucu kl komen dlm hati.sangat mnikmati.cm kurang epilog.mgkin 6 thn kemudian.apakah wulanJAB akhirnya ngelanjutin SMA ato malah sdh kuliah ke LN Satu satunya novel Mira W yang pernah aku baca hasil pinjaman dari perpus SMA dulu Drama yang bagus, tentang anak laki laki yang seingatku dipanggil JAB, Joko Anak Babu, yang saling suka dengan teman perempuannya yang anak dari orang kaya. Hanya Sedetik Bibir Mereka Bersentuhan Karena Di Detik Yang Lain Wulan Telah Tersentak Mundur Dengan Kagetnya Dan Mereka Sama Sama Jatuh Terduduk Kok Joko Gitu Sih Gumamnya Tersipu Sipu Nggak Apa, Kan Joko Coba Membela Diri Padahal Dia Sendiri Sudah Merasa Panas Dingin Tapi Kata Lili Kalo Ciuman Bisa Bisa Apa Hamil Hah Mereka Baru Berumur Lima Belas TahunMasih Duduk Di Bangku SMPMereka Terlibat Cinta Remaja Yang Tolol, Konyol, Tapi AssoySampai Suatu Hari Mereka Melompat Ke Luar Dari Jendela SMP, Menginjak Bumi TerlarangYang Belum Boleh Mereka JelangDan Segala Yang Lucu Dari Dunia Remaja Berubah Haru I read almost all Mira W books, at least books she has written before the new millenium I don t get indonesian books any, anybody want send me some This book I remember I read this book many times A bit of Romeo and Juliet tragic romance Rupanya ini edisi yang diperbaharui, bukan cuma ganti kover Makanya ada ponsel, Kung Fu Panda, sampai Facebook Kalau di buku aslinya apa ya Udah lupaMungkin untuk menyasar generasi muda, maklum judulnya Dari Jendela SMP Padahal baca ini niatnya mau bernostalgia mengenang kepolosan masa lalu saat berkomunikasi amat sulit karena belum ada smsTapi nostalgianya masih kerasa banget kok, secara nama tokoh utamanya tetap Joko dan wisata merayakan perpisahan SMP mereka diadakan diTaman Mini Hari gini mana ada coba SMP elit yang isinya anak anak orang kaya mau berwisata ke Taman Mini, naik truk pula DDan mau diperbaharui kayak apa pun, tetap aja Mira W selalu sukses bikin mata gw berkaca kacamellow sumellow.Adegan favorit saat Wulan dan Joko dipersatukan oleh gunting kuku huaaahhhhh hiks hiks Novel pertama punya Mira W yang gue baca.Nemu nih novel di IPusnas dan tanpa pikir panjang langsung gua baca kebetulan banget gue emang lagi nyari nyari nih novel dan dimana mana udah kagak ada karena novel ini terbitnya ditahun 80 an yang mana saat itu gue bahkan belum direncanakan ada di dunia ini Walaupun dibeberapa bagian ada hal yang tidak mencerminkan era 80 an Seperti ponsel, PS 3, internet yang mana masih belum ada atau terbatas disaat itu dan masih banyak lagi Karena mungkin novel ini sudah ditulis ulang.Berkisah tentang Joko yang sering di juluki JAB Joko Anak Babu, anak miskin yang barangkali adalah gembel tinggal di perkampungan kumuh entah mengapa gue merasa terenyuh sama kisah kehidupan Joko yang teramat sangat mengenaskan Dan si Joko ini mendadak jatuh cinta sama Wulan si ketua kelas, anak orang kaya yang punya kehidupan jauh diatas Joko.Wulan pun sama, do i juga mendadak jatuh cinta sama Joko setelah insiden Joko dan Gino berantem di kelas Hmmm sumpah yeee nih novel cakep gila, ceritanya juga manis manis lugu Gue sampek cengar cenger dan malu malu sendiri dengan gaya asmara antara Wulan dan Joko yang bener bener lugu baget.Aelah Kenapa pula gue baru tahu nih novel sekarang Dan untuk konflik Sedikit berat Saat baca gue jadi inget sama novel Ken Terate yang Dark Love Karena mungkin membawa unsur yang hampir sama, mengenai hamil diusia mudah.Kayaknya gue bakal ketagihan baca semua buku buku punya Mira W. Ya ampyuuuunnn ini buku dulu nangring manis di perpustakaan SMU ku dulu haha jadi deh dibaca, kalo nggak salah sekitar tahun 2003 kelas 3 SMA, soalnya kelasku tepat bersebrangan dengan perpustakaan sekolah Ada jamannya dulu hobi ngebaca buku bukunya Mira W, karena sering dibikin sinetron, dan sinetron jaman dulu sepertinya masih lebih masuk akal ketimbang sinetron sekarang yang plot nya nggak jelas, yang penting buleee aja tampang artisnya.Anyway, sekarang sih udah nggak terlalu inget gimana ceritanya, tapi seingatku sih, aku suka banget baca bukunya Tapi baca yang edisi keluaran tahun 2002, yang gambar bunga gitu covernya.Arrgghhh perasaan dulu suka deh baca buku bukunya Mira W, tapi yang keinget banget ya buku ini Hehehe e Novel ini berisi kisah cinta remaja Indonesia khas Mira W dengan ide sederhana kepolosan anak2 SMP, dibalut misteri kelahiran tokoh utama, isu pendidikan seks umtuk remaja yang dianggap masih tabu untuk anak SMP, dan keleluasaan orang dewasa untuk mendikte anak anak Sepertinya kisah cinta Joko dan Wulan mengalami penyelarasan situasi dengan zaman modern karena beberapa hal tidak mungkin terjadi di tahun 1983, tahun dimana cetakan pertama novel ini terbit Pada tahun 1983, tentu saja gaya bergaul dan berpacaran remaja masih cenderung polos malu malu kucing, mulai dari lempar jawab kode tidak berkesudahan, pacaran sembunyi2 di sekolah, pegangan tangan sudah bikin deg2an, dan kegiatan sederhana seperti memotong kuku menjadi satu hal yang memorable Gaya bercanda remaja di zaman itu pun masih sangat kekanakan, kolokan, konyol, dan membuatku berpikir tidak mungkin terjadi pada cerita dengan setting di tahun 2000 an Aku rasa d tahun 80 an belum marak penggunaan ponsel cmiiw, sedangkan versi yang aku baca melalui aplikasi IJak adalah cetakan ketiga belas di tahun 2009 dan sudah menyebutkan penggunaan ponsel untuk saling berkirim kabar melalui SMS Konflik utama terkait perbedaan latar belakang keluarga Joko dan Wulan yang sempat mengerucut di awal kisah seakan terlupakan ketika keduanya dihadapkan pada situasi yang tidak terhindarkan lagi Semuanya jadi terasa hitam dan putih, tidak lagi abu2 seperti ketidakjelasan status ayah Joko hingga di pertengahan cerita Semuanya menjadi serba termaafkan walaupun potensi konflik d masa depan masih akan muncul karena dunia Joko dan Wulan sudah tak lagi sama setelah kelulusan mereka dari bangku SMP 3 5 Mungkin ini novel Mira W pertama yang kubaca Kisahnya sendiri boleh dibilang drama tragedi Awalnya kisah cinta monyet masa SMP antara pemuda pintar anak pembantu sekolah dengan gadis cantik anak orang kaya, yang tentunya tidak direstui orang tua Kisah cinta itu ternyata berujung pada hamilnya sang gadis di usia yang masih belia Untuk ukuran jaman novel itu terbit, peristiwa tersebut masih langka Tapi jaman sekarang rasanya skandal anak remaja seperti itu sudah dianggap biasa Bagaimana lagi Jaman sekarang, anak kecil pun bisa mengakses segala informasi tentang seks dan mempraktekkannya secara bebas tanpa memikirkan risikonya.Dari segi sensor pun, buku buku yang beredar sekarang lebih permisif Jaman dulu novel harlequin series yang menggambarkan adegan seks secara detail pasti ga boleh beredar, sehingga anak anak sekolah diam diam membaca buku stensilan Enny Arrow Bandingkan dengan novel Mira W ini, pertama kubaca aku tidak ngeh kapan kejadiannya, tahu tahu sang gadis diceritakan sudah hamil Setelah novelnya dibolak balik lagi, rupanya kejadiannya waktu si pemuda pintar baru mengalami kejadian yang mengguncangkan batin dan dihibur oleh sang gadis di gubuknya, waktu hujan sore sore ini lagu ya.Bagusnya buku jaman dulu, tidak adanya adegan seks yang eksplisit membuka ruang seluas luasnya untuk imajinasi pembaca ini novel Mira W pertama yang saya baca, sejak saat itu saya terus memburu novel novel Mira W di toko toko buku dekat kampus Saya suka kisah Joko dan Wulan, saya juga ikut terharu saat wulan tidak boleh bertemu dengan JOko.Novel ini memiliki banyak kisah menarik, mulai dari anak pesuruh sekolah yang ternyata istri simpanan kepala sekolah, cinta masa remaja, sampai hamil diluar nikah Semua terangkum menjadi sebuah cerita yang mengagumkan.Dari Jendela SMP adalah novel Mira W yang paling saya sukai dari seluruh novel Miwa W yang pernah saya baca.

Nh Dini,

[KINDLE] ❂ Dari Jendela SMP By Mira W. – Uc0.info
  • Paperback
  • Dari Jendela SMP
  • Mira W.
  • Indonesian
  • 14 April 2019

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *